Koleksi foto dari Teheran, 27 Oktober sampai 1 November 2013. Hari-hari pertama diisi hujan, macet, dan taksi hijau-kuning di jalan-jalan pusat kota; lalu perjalanan singkat ke perbukitan Alborz, antrean roti di pagi hari, dan malam-malam di Tajrish, dari kios buah sampai gerbang Imamzadeh Saleh, sebelum berakhir di Bundaran Ferdowsi.
Semua foto diambil dengan Canon EOS 6D, memakai lensa Tamron SP AF 70-200mm F/2.8 Di LD (IF) Macro, Canon EF40mm f/2.8 STM, dan Tokina AT-X 16-28mm F2.8 PRO FX. Klik tag kamera atau lensa untuk menyaring foto.
Wajah sopir yang sedang menelepon terbingkai di kaca spion, hujan membasahi kaca depan dan jalanan Teheran.
27 Okt 2013
Penjual menawarkan dagangan sambil berjalan di sela mobil yang terjebak macet di jalan basah.
27 Okt 2013
Sepasang muda-mudi berjalan di samping taksi Peugeot hijau, dinding bata kuning di belakang mereka.
27 Okt 2013
Orang-orang menyeberang di antara mobil yang berhenti, seorang ibu menenteng belanjaan.
27 Okt 2013
Pengendara motor berjaket penuh emblem di pangkalan motor yang padat.
27 Okt 2013
Seorang pemuda duduk di atas tumpukan ban dalam bak pikap di tengah kemacetan.
27 Okt 2013
Pengendara motor menelepon dari telepon umum hijau di trotoar tanpa turun dari motornya.
27 Okt 2013
Paykan putih, mobil legendaris Iran, terparkir di bawah rambu larangan berhenti khusus taksi.
27 Okt 2013
Kotak biru-kuning bertiang berdiri sendiri di sudut persimpangan yang lengang.
27 Okt 2013
Pejalan kaki menyeberang di depan taksi, cermin lalu lintas dan bus hijau di bawah pohon-pohon menguning.
28 Okt 2013
Jalan bebas hambatan menembus kota, deretan bendera Iran berkibar di atas jembatan.
28 Okt 2013
Menara apartemen putih-marun menjulang, seorang pria berbaju merah melintas di depannya.
28 Okt 2013
Toko jamu dan rempah Dar al-Shifa Qaem malam hari, kacang dan buah kering bertumpuk di etalase.
28 Okt 2013
Juru masak memutar puluhan ayam di atas api yang menyala, diterangi bohlam kuning.
28 Okt 2013
Seorang pria berdiri di pintu restoran Cina berlampion merah.
29 Okt 2013
Jalan raya meliuk di antara perbukitan cokelat pegunungan Alborz, langit biru bersih.
29 Okt 2013
Menara-menara listrik berbaris menuruni lembah berkabut biru.
29 Okt 2013
Sebuah mobil melintas di jalan desa pegunungan, papan restoran merah dan hijau di tepi jalan.
29 Okt 2013
Seorang pria berjalan di jalan kecil yang becek, dinaungi pohon-pohon musim gugur.
29 Okt 2013
Pria tua bertopi dan berjas hijau menelepon sambil bersandar di dinding marmer.
29 Okt 2013
Dua pria tua berbincang di bangku taman hijau, yang lain duduk sendiri menikmati matahari.
29 Okt 2013
Menunggu roti di loket toko roti, lembaran roti panjang terjulur di jendela.
29 Okt 2013
Kios daging malam hari, potongan daging tergantung di balik bohlam terang.
30 Okt 2013
Kios buah penuh warna di Tajrish: delima, jeruk, apel, dan nanas tergantung di bawah bohlam.
30 Okt 2013
Gerbang berhias kaca dan keramik biru Imamzadeh Saleh di Tajrish, seorang pria melangkah masuk.
30 Okt 2013
Lorong pasar pakaian Tajrish yang ramai di malam hari.
30 Okt 2013
Para perempuan beristirahat di bangku trotoar dengan tas belanja, lalu lintas malam berkelebat.
30 Okt 2013
Pemuda penjual jagung menatap ke samping di tengah keramaian malam yang berpendar.
31 Okt 2013
Taksi kuning dan mobil-mobil berjajar di tepi jalan, seorang pria menelepon di baliknya.
31 Okt 2013
Pria berjas berjalan di trotoar panjang, puncak Alborz samar di ujung jalan.
31 Okt 2013
Penjual menuang es krim lembut dari mesin, papan harga berbahasa Persia di atasnya.
31 Okt 2013
Seorang pria tua duduk sendiri di kedai burger dan piza yang sepi.
31 Okt 2013
Sopir terbingkai di spion yang dihiasi simpul merah, lampu rem menyala di jalan yang macet.
1 Nov 2013
Seorang perempuan berhenti di depan etalase toko sepatu yang terang di senja hari.
1 Nov 2013
Patung Ferdowsi di tengah bundaran, pejalan kaki menyeberang saat lampu sore menyala.